Kamis, 12 April 2012

NEISSERIA GONORRHOEAE

Diposting oleh Unknown di 16.53

NEISSERIA GONORRHOEAE

Neisseria gonorrhoeae adalah kuman gram negatif bentuk diplokokus yang merupakan penyebab infeksi saluran urogenitalis. Kuman ini bersifat fastidious dan untuk tumbuhnya perlu media yang lengkap serta baik. Akan tetapi, ia juga rentan terhadap kepanasan dan kekeringan sehingga tidak dapat bertahan hidup lama di luar host-nya. Penularan umumnya terjadi secara kontak seksual dan masa inkubasi terjadi sekitar 2–5 hari.
Neisseria merupakan cocus gram negatif yang biasanya berpasangan.  
Secara umum ciri-ciri neisseriae adalah:
  • bulat, lonjong, dengan sisi saling berhadapan seperti biji kopi
  • bakteri gram negatif, 
  • diplokokus non motil, 
  • berdiameter mendekati 0,8 μm
  • tidak berflagel
  • tidak berspora
  • tidak berkapsul 
Masing-masing cocci berbentuk ginjal; ketika organisme berpasangan sisi yang cekung akan berdekatan.  
Bakteri ini adalah patogen pada manusia dan biasanya ditemukan bergabung atau di dalam sel polimorfonuklear. Pada gonococci memiliki 70% DNA homolog, tidak memiliki kapsul polisakarida, memiliki plasmid. 
Gonococci paling baik tumbuh pada media yang mengandung substansi organik yang kompleks seperti darah yang dipanaskan, hemin, protein hewan dan dalam ruang udara yang mengandung 5% CO2. 
Gonococci hanya memfermentasi glukosa dan berbeda dari neisseriae lain. 
Gonococcus biasanya menghasilkan koloni yang lebih kecil dibandingkan neisseria lain.

 Media penyubur yang digunakan :
  • BAP (plat agar darah)
  • agar liventhal
  • Thayor-nartin ==> mengandung antibiotik, menghambat pertumbuhan Pseudomonas Sp.
Apabila gonorrhea tidak diobati, bakteri dapat menyebar ke aliran darah dan mengenai sendi, katup jantung atau otak. Konsekuensi yang paling umum dari gonorrhea adalah Pelvic Inflammatory Disease (PID), yaitu infeksi serius pada organ reproduksi wanita, yang dapat menyebabkan infertilitas. Selain itu, kerusakan yang terjadi dapat menghambat perjalanan sel telur yang sudah dibuahi ke rahim. Apabila ini terjadi, sebagai akibatnya sel telur ini berkembang biak di dalam saluran falopii atau yang disebut kehamilan di luar kandungan, suatu hal yang dapat mengancam nyawa sang ibu apabila tidak terdeteksi secara dini.
Seorang wanita yang terinfeksi dapat menularkan penyakitnya kepada bayinya ketika sang bayi melalui jalan lahir. Pada kebanyakan kasus dimana Ibu mengidap gonorrhea, mata bayi ditetesi obat untuk mencegah infeksi gonococcus yang dapat menyebabkan kebutaan. Karena adanya resiko infeksi Ibu dan bayi, biasanya dokter menyarankan agar ibu hamil menjalani tes gonorrhea setidaknya sekali selama kehamilannya. Sedangkan pada pria, apabila tidak ditangani secara serius gonorrhea dapat menyebabkan impotensi.

CARA PENGAMBILAN SAMPEL 
Pengambilan swab vagina dibantu dengan alat SPICULUM, lalu swab vagina diambil dengan kapas lidi steril, lalu di tanam pada media CARRY & BLAIR kemudian di cat dengan pengecatan GRAM.

 Secara umum gejala yang biasanya timbul adalah sebagai berikut:
» Keluarnya cairan hijau kekuningan dari vagina
» Demam
» Muntah-muntah
» Rasa gatal dan sakit pada anus serta sakit ketika buang air besar, umumnya terjadi pada wanita dan homoseksual yang melakukan anal seks dengan pasangan yang terinfeksi
» Rasa sakit pada sendi
» Munculnya ruam pada telapak tangan
» Sakit pada tenggorokan (pada orang yang melakukan oral seks dengan pasangan yang terinfeksi) 
Berat ringannya penyakit GO dibagi menjadi 2 sifat :
  • Intraseluler : sel GO masih berada dalam leukosit (belum menyebar keseluruh tubuh [akut])
  • Ekstraseluler : sel GO sudah keluar dari sel leukosit (telah menyebar keseluruh tubuh [kronis]) 












Koloni GO pada media BAP

13 komentar:

apri.kartiwan on 26 April 2012 pukul 08.52 mengatakan...

Pada pemeriksaan sekret uretra ditemukan diplococus negatif ekstraseluler GO, padahal secara fisik tidak di temukan gejala-gejala yang disebut kan diatas ?

apri.kartiwan on 26 April 2012 pukul 08.57 mengatakan...

Pada pemeriksaan sekret uretra di temukan bakteri diplokokus negatif ekstraseluler, padahal secara fisik tidak di temukan gejala umum nya yang disebutkan diatas, mohon penjelasan ??

Unknown on 3 Mei 2012 pukul 08.36 mengatakan...

itu karna infeksi masih pada tahap awal,sehingga belum terlalu tampak gejala2 tersebut, pada wanita bahkan hampir tidak terlalu tampak,tidak seperti laki2,pada laki2 gejala sangat tampak ketika sedang buang air keil maka pada bagian penis akan terasa sakit.

ands on 4 Oktober 2012 pukul 19.28 mengatakan...

bisa ngak sembuh kalo ternyata hasil testnya menyatakan diplococcus nya positif dengan intraseluller dan ekstraseluller.aku baca tulisan di atas artinya gejala untuk GO yg aku derita sudah menyebar... GO nya ada di tenggorokan dan tenggorokan bernanah..ini akibat berhubungan dengan PSK.menyesal juga.baru sekali hubungan dan tidak tau bahayanya.

Unknown on 27 Agustus 2013 pukul 23.31 mengatakan...

menurut saya masih bisa disembuhkan, mungkin anda perlu berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter anda.
saya menyarankan agar ketika anda melakukan hubungan badan supaya tidak melakukan oral seks melalui mulut, selalu gunakan pengaman anda dan jangan pernah melakukan hubungan badan dengan PSK, karena sering berganti2 pasangan dapat menyebarkan penyakit menular seks yang sulit disembuhkan

Unknown on 18 Juni 2015 pukul 10.21 mengatakan...

Dokter saya sudah melakukan sekret uretra hasilnya diplococcus gram negatif ekstraseluler.yang ingin saya tanyakan apakah bisa disembuhkan ? saya sudah cari dokter spesialis tetapi masi blom sembuh.

Unknown on 18 Juni 2015 pukul 10.23 mengatakan...

Dokter saya sudah melakukan sekret uretra hasilnya diplococcus gram negatif ekstraseluler.yang ingin saya tanyakan apakah bisa disembuhkan ? saya sudah cari dokter spesialis tetapi masi blom sembuh.

Unknown on 23 Agustus 2016 pukul 05.03 mengatakan...

Selain seks, apakah ada penyebab lain yang membuat penyakit ini ada dalam tubuh? Saya tdk pernah berhubungan badan tetapi mengapa saya terkena diplococcus gram negatif?

Unknown on 19 Agustus 2018 pukul 19.45 mengatakan...

kalau dia di temukan ektraseluler interprestasi hasil dalam pewarnaan gram nya apa ka? positif atau negatif karena yang saya baca harus intraseluler .. thks mohon di bls

Unknown on 19 Agustus 2018 pukul 19.46 mengatakan...

alau dia di temukan ektraseluler interprestasi hasil dalam pewarnaan gram nya apa ka? positif atau negatif karena yang saya baca harus intraseluler .. thks mohon di bls

Unknown on 8 Januari 2019 pukul 03.48 mengatakan...

Setahu saya kl positif GO,,,diplococus gram negatif di intraaelular kl berada di ekstra selular masih di ragukan hasilnya,,,agar lebih akurat tes lab kultur aja,,,biar lebih spesifik

Unknown on 8 Januari 2019 pukul 03.50 mengatakan...

Maaf sebelumnya yg membuat blog ini,,,,apakah latar belakang pendidikan atau berprofesi seorang dokter????

Unknown on 13 Oktober 2022 pukul 10.20 mengatakan...

Bukan, Sy Ahli Tenaga Laboratorium Medis, yang melakukan pemeriksaan terhadap sampel biologis manusia untuk selanjutnya diserahkan kepada dokter untuk membantu penegakan diagnosa

Posting Komentar

Kamis, 12 April 2012

NEISSERIA GONORRHOEAE


NEISSERIA GONORRHOEAE

Neisseria gonorrhoeae adalah kuman gram negatif bentuk diplokokus yang merupakan penyebab infeksi saluran urogenitalis. Kuman ini bersifat fastidious dan untuk tumbuhnya perlu media yang lengkap serta baik. Akan tetapi, ia juga rentan terhadap kepanasan dan kekeringan sehingga tidak dapat bertahan hidup lama di luar host-nya. Penularan umumnya terjadi secara kontak seksual dan masa inkubasi terjadi sekitar 2–5 hari.
Neisseria merupakan cocus gram negatif yang biasanya berpasangan.  
Secara umum ciri-ciri neisseriae adalah:
  • bulat, lonjong, dengan sisi saling berhadapan seperti biji kopi
  • bakteri gram negatif, 
  • diplokokus non motil, 
  • berdiameter mendekati 0,8 μm
  • tidak berflagel
  • tidak berspora
  • tidak berkapsul 
Masing-masing cocci berbentuk ginjal; ketika organisme berpasangan sisi yang cekung akan berdekatan.  
Bakteri ini adalah patogen pada manusia dan biasanya ditemukan bergabung atau di dalam sel polimorfonuklear. Pada gonococci memiliki 70% DNA homolog, tidak memiliki kapsul polisakarida, memiliki plasmid. 
Gonococci paling baik tumbuh pada media yang mengandung substansi organik yang kompleks seperti darah yang dipanaskan, hemin, protein hewan dan dalam ruang udara yang mengandung 5% CO2. 
Gonococci hanya memfermentasi glukosa dan berbeda dari neisseriae lain. 
Gonococcus biasanya menghasilkan koloni yang lebih kecil dibandingkan neisseria lain.

 Media penyubur yang digunakan :
  • BAP (plat agar darah)
  • agar liventhal
  • Thayor-nartin ==> mengandung antibiotik, menghambat pertumbuhan Pseudomonas Sp.
Apabila gonorrhea tidak diobati, bakteri dapat menyebar ke aliran darah dan mengenai sendi, katup jantung atau otak. Konsekuensi yang paling umum dari gonorrhea adalah Pelvic Inflammatory Disease (PID), yaitu infeksi serius pada organ reproduksi wanita, yang dapat menyebabkan infertilitas. Selain itu, kerusakan yang terjadi dapat menghambat perjalanan sel telur yang sudah dibuahi ke rahim. Apabila ini terjadi, sebagai akibatnya sel telur ini berkembang biak di dalam saluran falopii atau yang disebut kehamilan di luar kandungan, suatu hal yang dapat mengancam nyawa sang ibu apabila tidak terdeteksi secara dini.
Seorang wanita yang terinfeksi dapat menularkan penyakitnya kepada bayinya ketika sang bayi melalui jalan lahir. Pada kebanyakan kasus dimana Ibu mengidap gonorrhea, mata bayi ditetesi obat untuk mencegah infeksi gonococcus yang dapat menyebabkan kebutaan. Karena adanya resiko infeksi Ibu dan bayi, biasanya dokter menyarankan agar ibu hamil menjalani tes gonorrhea setidaknya sekali selama kehamilannya. Sedangkan pada pria, apabila tidak ditangani secara serius gonorrhea dapat menyebabkan impotensi.

CARA PENGAMBILAN SAMPEL 
Pengambilan swab vagina dibantu dengan alat SPICULUM, lalu swab vagina diambil dengan kapas lidi steril, lalu di tanam pada media CARRY & BLAIR kemudian di cat dengan pengecatan GRAM.

 Secara umum gejala yang biasanya timbul adalah sebagai berikut:
» Keluarnya cairan hijau kekuningan dari vagina
» Demam
» Muntah-muntah
» Rasa gatal dan sakit pada anus serta sakit ketika buang air besar, umumnya terjadi pada wanita dan homoseksual yang melakukan anal seks dengan pasangan yang terinfeksi
» Rasa sakit pada sendi
» Munculnya ruam pada telapak tangan
» Sakit pada tenggorokan (pada orang yang melakukan oral seks dengan pasangan yang terinfeksi) 
Berat ringannya penyakit GO dibagi menjadi 2 sifat :
  • Intraseluler : sel GO masih berada dalam leukosit (belum menyebar keseluruh tubuh [akut])
  • Ekstraseluler : sel GO sudah keluar dari sel leukosit (telah menyebar keseluruh tubuh [kronis]) 












Koloni GO pada media BAP

13 komentar:

  1. Pada pemeriksaan sekret uretra ditemukan diplococus negatif ekstraseluler GO, padahal secara fisik tidak di temukan gejala-gejala yang disebut kan diatas ?

    BalasHapus
  2. Pada pemeriksaan sekret uretra di temukan bakteri diplokokus negatif ekstraseluler, padahal secara fisik tidak di temukan gejala umum nya yang disebutkan diatas, mohon penjelasan ??

    BalasHapus
  3. itu karna infeksi masih pada tahap awal,sehingga belum terlalu tampak gejala2 tersebut, pada wanita bahkan hampir tidak terlalu tampak,tidak seperti laki2,pada laki2 gejala sangat tampak ketika sedang buang air keil maka pada bagian penis akan terasa sakit.

    BalasHapus
  4. bisa ngak sembuh kalo ternyata hasil testnya menyatakan diplococcus nya positif dengan intraseluller dan ekstraseluller.aku baca tulisan di atas artinya gejala untuk GO yg aku derita sudah menyebar... GO nya ada di tenggorokan dan tenggorokan bernanah..ini akibat berhubungan dengan PSK.menyesal juga.baru sekali hubungan dan tidak tau bahayanya.

    BalasHapus
  5. menurut saya masih bisa disembuhkan, mungkin anda perlu berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter anda.
    saya menyarankan agar ketika anda melakukan hubungan badan supaya tidak melakukan oral seks melalui mulut, selalu gunakan pengaman anda dan jangan pernah melakukan hubungan badan dengan PSK, karena sering berganti2 pasangan dapat menyebarkan penyakit menular seks yang sulit disembuhkan

    BalasHapus
  6. Dokter saya sudah melakukan sekret uretra hasilnya diplococcus gram negatif ekstraseluler.yang ingin saya tanyakan apakah bisa disembuhkan ? saya sudah cari dokter spesialis tetapi masi blom sembuh.

    BalasHapus
  7. Dokter saya sudah melakukan sekret uretra hasilnya diplococcus gram negatif ekstraseluler.yang ingin saya tanyakan apakah bisa disembuhkan ? saya sudah cari dokter spesialis tetapi masi blom sembuh.

    BalasHapus
  8. Selain seks, apakah ada penyebab lain yang membuat penyakit ini ada dalam tubuh? Saya tdk pernah berhubungan badan tetapi mengapa saya terkena diplococcus gram negatif?

    BalasHapus
  9. kalau dia di temukan ektraseluler interprestasi hasil dalam pewarnaan gram nya apa ka? positif atau negatif karena yang saya baca harus intraseluler .. thks mohon di bls

    BalasHapus
  10. alau dia di temukan ektraseluler interprestasi hasil dalam pewarnaan gram nya apa ka? positif atau negatif karena yang saya baca harus intraseluler .. thks mohon di bls

    BalasHapus
  11. Setahu saya kl positif GO,,,diplococus gram negatif di intraaelular kl berada di ekstra selular masih di ragukan hasilnya,,,agar lebih akurat tes lab kultur aja,,,biar lebih spesifik

    BalasHapus
  12. Maaf sebelumnya yg membuat blog ini,,,,apakah latar belakang pendidikan atau berprofesi seorang dokter????

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bukan, Sy Ahli Tenaga Laboratorium Medis, yang melakukan pemeriksaan terhadap sampel biologis manusia untuk selanjutnya diserahkan kepada dokter untuk membantu penegakan diagnosa

      Hapus

 

Remains in my blog ^^ Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos