Jumat, 13 April 2012

Pemeriksaan spermatologi (kimia klinik)

Diposting oleh novita ayu Syafitri di 05.58
Reaksi: 

PEMERIKSAAN DAN GANGGUAN SPERMA


  Pengambilan sample



                        Sperma sebaiknya diperoleh dengan cara masturbasi dan ditampung dalam botol kaca bermulut lebar, sperma tidak boleh dibiarkan pada udara terbuka, karena sperma dapat mati setelah 5 detik setelah dibiarkan pada udara terbuka. Sperma diantar ke laboratorium dalam waktu 1 jam setelah dikeluarkan, sperma dilindungi dari suhu yang ekstrim selama pengangkutan ke laboratorium suhunya berkisar antara 20-40 derajat celcius.

B. Makroskopis
            a. warna                     : putih kelabu
            b. bau             : akasia , jika bau busuk,berarti ada infeksi
            c. konsistensi : agak kental
            d. liquefacion : mencair dalam waktu 15-20 menit
            e. volume                   : 2 – 5 ml
            f. ph                             : 7,2 – 7,8

Catatan :
                        sperma yang keluar selalu menunjukkan adanya gumpalan diantara lendir putih yang cair,gumpalan tersebut akan mencair dalam waktu 15-20 menit,jika > 20 menit berarti ada gangguan pada kelenjar prostat.

C. Mikroskopis
a. Morfologi
            Pemeriksaan morfologi sperma ditujukan untuk melihat bentuk-bentuk sperma yang didasarkan atas bentuk kepala, sperma normal kepalanya berbentuk oval,reguler dengan bagian tengah utuh & punya ekor yang panjang dan tidak melingkar, dengan panjang 45um.
     Spermatozoa disebut mempunyai kualitas bentuk yang cukup baik apabila 50% spermatozoa mempunya bentuk normal. Pemeriksaan morfologi mecakup bagian kepala, leher dan ekor dari sperma. Bila > 50% spermatozoa mempunyai morfologi abnormal maka disebut Teratozoospermia.
 
b. Motilitas
            Sperma bergerak dengan maksud agar sampai di alat reproduksi wanita untuk pembuahan,energinya bersumber pada bagia tengah sperma.
            Pergerakan spermatozoa dapat dibagi menjadi beberapa grade , meliputi :
            o = spermatozoa tidak menunjukkan pergerakan
            1 = spermatozoa bergerak kedepan dengan lambat
            2 = spermatozoa bergerak kedepan dengan cepat
3 = spermatozoa bergerak kedepan dengan sangat cepat



c. Jumlah sperma
            Normal = 20 – 250 juta/ml
            terdapat istilah dalam jumlah sperma, antara lain :
            0 juta/ml                      Azoospermia
            0 – 5 juta/ml                           Ekstrimoligozoospermia
            < 20    juta/ml                     Oligozoospermia
            > 250 juta/ml           Polizoospermia

d. Adanya sel-sel bukan sperma
                        Dalam cairan ejakulat terdapat benda-benda bukan sperma,benda-benda itu berasal dari saluran genital atau kelenjar asesoria,benda hidup maupun benda mati.
benda hidup :                        benda mati :
       parasit                 - sel epitel      
      Jamur                   - kristal-kristal
      Bakteri                  - lemak
                                                - benda prostat


e. Aglutinasi sperma
                        Aglutinasi ialah Penggumpalan / perlekatan antara satu sperma dengan beberapa sperma yang lain.




 

D. Uji biokimiawi
            Dilakukan bila ada kelainan mikroskopik dan makroskopik, menunjuk pada fungsi kelenjar asesori
      prostat → kadar asam sitrat, gamma glutamil transpeptidase dan fosfatase asam.
      epididimis → kadar karnitin bebas alfa glukosidase
Uji biokimiawi semen untuk menilai kemampuan sekresi prostat adalah mengukur kadar seng dan asam sitrat. Sekret kelenjar prostat merupakan bagian yang meliputi 15-30% volume semen total.

E. Uji Imunologi
                        Pemeriksaan imunologi dilakukan karena adanya antibodi pelapis semen tersebut, antibodi pelpis sperma merupakan tanda khas dan patognomonik untuk infertilitas yang disebabkan faktor imunologi. Antibodi sperma ada 2 kelas imunologi, yaitu IgA dan IgG.

F. Uji mikrobiologi
                        pemeriksaan mikrobiologi dilakukan jika dicurigai adanya infeksi mikroba pada semen tersebut.
                        Pemeriksaan lainnya berupa pemeriksaan air seni pertama dan kedua serta cairan prostat yang dipeoleh melalui pemijatan prostat dan air seni setelah pemijatan prostat.

GANGGUAN SPERMA

Macam – macam gangguan sperma :
11.      Azoospermia : keadaan dimana dalam cairan ejakulat tidak ditemukan sperma
22.      Aspermatogenesis : tidak terjadi pembuahan sperma di dalam testis
33.      Aspermia : tidak terdapat ejakulat
44.      Hypospermia : volume ejakulat < 1ml
55.      Hyperspermia : volume ejakulat >6ml
66.      Oligospermia : jumlah sperma dibawah 20juta/ml
77.      Asthenospermia : jumlah sperma bergerak < 50%
88.      Necrospermia : keadaan dimana jumlah semua sperma dalam keadaan mati
99.      Teratozoospermia : bentuk sperma yang abnormal 
10.    Polizoospermia : bila jumlah sperma > 250juta/ml 
11.       Leukospermia : warna sperma putih susu karena terdapat banyak leukosit
12.       Hemospermia : warna soperma kemerahan karena terdapat banyak erytrosit 
13. Dan lain sebagainya …..




0 komentar:

Posting Komentar

Jumat, 13 April 2012

Pemeriksaan spermatologi (kimia klinik)


PEMERIKSAAN DAN GANGGUAN SPERMA


  Pengambilan sample



                        Sperma sebaiknya diperoleh dengan cara masturbasi dan ditampung dalam botol kaca bermulut lebar, sperma tidak boleh dibiarkan pada udara terbuka, karena sperma dapat mati setelah 5 detik setelah dibiarkan pada udara terbuka. Sperma diantar ke laboratorium dalam waktu 1 jam setelah dikeluarkan, sperma dilindungi dari suhu yang ekstrim selama pengangkutan ke laboratorium suhunya berkisar antara 20-40 derajat celcius.

B. Makroskopis
            a. warna                     : putih kelabu
            b. bau             : akasia , jika bau busuk,berarti ada infeksi
            c. konsistensi : agak kental
            d. liquefacion : mencair dalam waktu 15-20 menit
            e. volume                   : 2 – 5 ml
            f. ph                             : 7,2 – 7,8

Catatan :
                        sperma yang keluar selalu menunjukkan adanya gumpalan diantara lendir putih yang cair,gumpalan tersebut akan mencair dalam waktu 15-20 menit,jika > 20 menit berarti ada gangguan pada kelenjar prostat.

C. Mikroskopis
a. Morfologi
            Pemeriksaan morfologi sperma ditujukan untuk melihat bentuk-bentuk sperma yang didasarkan atas bentuk kepala, sperma normal kepalanya berbentuk oval,reguler dengan bagian tengah utuh & punya ekor yang panjang dan tidak melingkar, dengan panjang 45um.
     Spermatozoa disebut mempunyai kualitas bentuk yang cukup baik apabila 50% spermatozoa mempunya bentuk normal. Pemeriksaan morfologi mecakup bagian kepala, leher dan ekor dari sperma. Bila > 50% spermatozoa mempunyai morfologi abnormal maka disebut Teratozoospermia.
 
b. Motilitas
            Sperma bergerak dengan maksud agar sampai di alat reproduksi wanita untuk pembuahan,energinya bersumber pada bagia tengah sperma.
            Pergerakan spermatozoa dapat dibagi menjadi beberapa grade , meliputi :
            o = spermatozoa tidak menunjukkan pergerakan
            1 = spermatozoa bergerak kedepan dengan lambat
            2 = spermatozoa bergerak kedepan dengan cepat
3 = spermatozoa bergerak kedepan dengan sangat cepat



c. Jumlah sperma
            Normal = 20 – 250 juta/ml
            terdapat istilah dalam jumlah sperma, antara lain :
            0 juta/ml                      Azoospermia
            0 – 5 juta/ml                           Ekstrimoligozoospermia
            < 20    juta/ml                     Oligozoospermia
            > 250 juta/ml           Polizoospermia

d. Adanya sel-sel bukan sperma
                        Dalam cairan ejakulat terdapat benda-benda bukan sperma,benda-benda itu berasal dari saluran genital atau kelenjar asesoria,benda hidup maupun benda mati.
benda hidup :                        benda mati :
       parasit                 - sel epitel      
      Jamur                   - kristal-kristal
      Bakteri                  - lemak
                                                - benda prostat


e. Aglutinasi sperma
                        Aglutinasi ialah Penggumpalan / perlekatan antara satu sperma dengan beberapa sperma yang lain.




 

D. Uji biokimiawi
            Dilakukan bila ada kelainan mikroskopik dan makroskopik, menunjuk pada fungsi kelenjar asesori
      prostat → kadar asam sitrat, gamma glutamil transpeptidase dan fosfatase asam.
      epididimis → kadar karnitin bebas alfa glukosidase
Uji biokimiawi semen untuk menilai kemampuan sekresi prostat adalah mengukur kadar seng dan asam sitrat. Sekret kelenjar prostat merupakan bagian yang meliputi 15-30% volume semen total.

E. Uji Imunologi
                        Pemeriksaan imunologi dilakukan karena adanya antibodi pelapis semen tersebut, antibodi pelpis sperma merupakan tanda khas dan patognomonik untuk infertilitas yang disebabkan faktor imunologi. Antibodi sperma ada 2 kelas imunologi, yaitu IgA dan IgG.

F. Uji mikrobiologi
                        pemeriksaan mikrobiologi dilakukan jika dicurigai adanya infeksi mikroba pada semen tersebut.
                        Pemeriksaan lainnya berupa pemeriksaan air seni pertama dan kedua serta cairan prostat yang dipeoleh melalui pemijatan prostat dan air seni setelah pemijatan prostat.

GANGGUAN SPERMA

Macam – macam gangguan sperma :
11.      Azoospermia : keadaan dimana dalam cairan ejakulat tidak ditemukan sperma
22.      Aspermatogenesis : tidak terjadi pembuahan sperma di dalam testis
33.      Aspermia : tidak terdapat ejakulat
44.      Hypospermia : volume ejakulat < 1ml
55.      Hyperspermia : volume ejakulat >6ml
66.      Oligospermia : jumlah sperma dibawah 20juta/ml
77.      Asthenospermia : jumlah sperma bergerak < 50%
88.      Necrospermia : keadaan dimana jumlah semua sperma dalam keadaan mati
99.      Teratozoospermia : bentuk sperma yang abnormal 
10.    Polizoospermia : bila jumlah sperma > 250juta/ml 
11.       Leukospermia : warna sperma putih susu karena terdapat banyak leukosit
12.       Hemospermia : warna soperma kemerahan karena terdapat banyak erytrosit 
13. Dan lain sebagainya …..




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Remains in my blog ^^ Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos